Beranda foto Pemilih di Pilkada Diprediksi 600 Ribu Orang

Pemilih di Pilkada Diprediksi 600 Ribu Orang

0
Meski jumlah pemilih di Kutim meningkat, ternyata banyak pekerja di perkebunan belum terdata pasalnya mereka belum pindah domisili

Loading

SANGATTA,Suara Kutim.com (17/4)
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Kutai Timur (Kutim) memprediksi kenaikan pemilih pada Pilkada Kutim tahun ini. Peningkatan pemilih, disebutkan Ketua KPU Fahmi Idris akan menyebabkan penambahan Tempat Pemungutan Suara (TPS) antara 30 hingga 50 TPS.
Bercermin pada data penduduk Kutim yang pada akhir tahun lalu berjumlah 412.698 orang , dan pada Pileg lalu jumlah TPS di Kutim berjumlah 685 TPS, sehingga diperkirakan TPS di Pilbup kali ini menjadi 750 TPS.
Fahmi menolak adanya eksodus calon pemilih terlebih data terakhir dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kutim, bulan Juni nanti baru diserahkan kepada KPU. Menurut Fahmi, penambahan bersifat antisipasi sehingga jika nantinya TPS yang ada tidak sampai pada perkiraan maka dana yang sudah disiapkan akan dikembalikan Pemkab.
Perkiraan meningkatknya pemilih di Pilkada ini juga berdampak dengan persiapan Polres Kutim mengamankan semua tahapan, terutama saat logistik dikirim ke PPK dan TPS. Menurut Kapolres Kutim AKBP Anang Triwiandoko, perkiraan meningkatnya calon pemilih
dan TPS berdampak terhadap pengerahan personil. “Banyaknya personil yang dikerahkan tentu berdampak pengalokasian anggaran, meski demikian Polres baru melakukan kegiatan mulai Juni mendatang,” terang kapolres.
Sebagai pembandidng, pada Pemilu 2014 lalu warga Kutim yang terdata sebagai pemilih berjumlah 259.326 orang, mereka diberi hak memberikan suaran di 685 TPS. Sedangkan pada penyelenggaraan Pemilihan Presiden (Pilpres) tercatat 277.168 pemilih dengan 674 TPS. Sedangkan untuk Pilkada tahun ini, KPU Kutim memperkirakan peningkatan jumlah TPS menjadi 750 TPS denganjumlah pemilih 800 orang per TPS artinya jumlah pemilih mencapai 600 ribu orang.(SK-02/SK-03/SK-08)