Beranda kutim Rumah Pintar Pemilu, Museum Demokrasi Kutai Timur

Rumah Pintar Pemilu, Museum Demokrasi Kutai Timur

0

Loading

SANGATTA (7/9-2017)

Bupati Ismunandar didampingi Ketua KPU Kutim Fahmi Idris, meresmikan RPP Kutim.
Masyarakat yang ingin mengetahui Pemilu termasuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kini tidak harus bingung mencari informasi, cukup datang ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutim. Ini tiada lain, KPU Kutim sudah mempunyai museum Pemilu yang menyajikan data Pilpres, Pilgub dan Pilkada.
Rumah Pintar Pemilu (RPP) Tuah Bumi Untung Benua dan Pusat Pelayanan Informasi Publik (PPIP) dihadirkan untuk memberikan sumber informasi kepada masyarakat, termasuk bagi Partai Politik serta para peneliti. “Pentingnya data Pemilu dan demokrasi, membuat KPU Kutim menyediakan sarana inpormasi terkait kepemiluan dan pentingnya keikutsertaan masyarakat dalam mensukseskan Pemilu,” terang Ketua KPU Kutim, Fahmi Idris.
Disaksikan Bupati Ismunandar, Wakil Ketua DPRD Ence Ur Firgasih, Ketua KPU Kaltim dan KPU kabupaten dan kota se Kaltim, Fahmi menggambarkan detail bagaimana RPP Tuah Himba Untung Benua yang penuh dengan data-data kepemiluan selama Kutim berdiri.
Sajian KPU Kutim yang lengkap soal Pemilu dan Pilkada ini, diakui Ketua KPU Kaltim M Taufiq menjadi pusat studi atau kajian tentang kenegaraan Pemilu. Hal senada juga diungkapkan Bupati Ismunandar serta sejumlah Ketua KPU lainnya.
RPP milik KPU Kutim, ujar Ismunandar, memberikan informasi Pemilu secara utuh dan mendorong masyarakat untuk meningkat kepeduliannya dalam berdemokrasi. Ismu berharap, informasi yang ada di RPP mampu mengajak masyarakat meningkatkan semangat mensukseskan Pemilu dan Pilkada yang tak lama lagi digelar. “Pemilu harus terus berkualitas, karenanya Pemilu harus lebih jujur dan adil serta menjunjung tinggi demokrasi,” ujar Ismunandar.
Data-data kepemiluan di Kutim, kini terpajang apik di di lorong – lorong Sekretariat KPU Kutim yang bersebelahan dengan Dinas Ketahanan Pangan Kutim. Jika kita bertandang ke Kantor KPU Kutim, semua data Pemilu ada tersaji, sementara ruang PPID berada didepan sedangkan ruang media center tersedia di bagian tengah bersebelahan dengan ruang audio visual. “Semua disajikan berdasarkan urutan tahun,sehingga pengunjung bisa mengikuti alur peristiwanya,” terang Basori – salah seorang pejabat di KPU Kutim.(SK12)

Artikulli paraprakMusyaffa : Perkebunan Sawit Belum Berdampak Langsung Terhadap APBD Kutim
Artikulli tjetërWaw, Oknum PNS Pemkab Kutim Bercerai Meningkat